"PII oh PII dikau kucinta... Yang maha tinggi lindungi PII... Penegak....pemersatu...umat islam....perintis menuju kubah islam jaya.."
Sepenggal lagu PII yang masih sangat sering terngiang dalam memoriku. Pra Basic, Basic Training, Intermediate Training, Pelatihan Instruktur, dan masih banyak lagi ragam pelatihan kepemimpinan yang bisa kita dapatkan dari PII.
Kadang ada kerinduan yang menelisik dalam hati saat kita bicara soal PII..... kenangan saat Rajin mengikuti pra basic yang saat itu kami kenal dengan istilah Pesantren Kilat....kemuadian perkenalan dengan PII dilanjutkan dengan mengikuti Basic training di garut....hemmm basic yang penuh kenangan, basic yang pesertanya dari seluruh Indonesia, dan kami Tanti, Pipit Nc, dan Rini menjadi peserta termuda, hingga sempat kami akan di alihkan ke training yang lain dengan dalih bahwa kami belum cukup umur (huaaahhh mengecewakan), tapi dengan sedikit "memaksa" akhirnya jadilah kami peserta terbontot dalam basic garut...basic garut penuh kenangan dan hal unik...hal itu nanti di ceritakan dalam judul yang berbeda, hehehe.
Setelah mengikuti basic training kami seolah "digiring" dalam tahap kaderisasi PII, mulailah kami dikumpulkan dan disatukan menjadi Pengurus Komisariat Desa Cikaso, Dengan Kang Nana Supriatna Sebagai Ketua Umum, Kang Yadi Suryadi sebagai Sekretaris Umum, saya sendiri Sebagai Bendahara Umum, selanjutnya ada Pipit NC, Pipit YH, Ratna Meisari, Uri Sahuri, Didin Sahrudin, N. Eka Media Desianti, Elinuridha Zakiyah, Aan Saanah, Ade, Linda Nurul Huda, Satim, Rina Kairunisa, Dadan, Luthfi, Yayah, Ani, Rini, dll.
Waktu berlalu, banyak kegiatan yang kami gelar bersama, lebih banyak adalah kegiatan pesantren kilat, Pra Basic Training, Mengikuti bermacam pelatihan dari Mulai Basic Training Hingga Intermediate Training,,,
Masing-masing kami memiliki latar belakang pelatihan yang berbeda, Aku, Pipit NC, dan Rini kami Basic di Garut, Ratna, Yadi, Nana, Uri, Pipit YH, Dadan, Ani, Gilang, Basic di Bogor, Didin dan Elin Basic di Cirebon... Diantara kami pun sudah ada yang mengikuti pelatihan Intermediate training, Nana, Yadi, Pipit, Ratna, Tanti, Gilang, Uri, di tempat yang berbeda pula aku sendiri Intra di Bandung, sedang Pipit dan ratna sudah mengikuti pelatihan Instruktur di Bandung.
Masa-masa di PII adalah masa yang indah bagiku, sebuah proses pembelajaran "GRATIS" yang luar biasa yang memberikan banyak pengalaman dan ilmu, yang tanpa aku sadari berpengaruh pada perkembangan karakterku saat ini.
Masa-masa aktif di PII adalah salah satu masa trbaik dalam hidupku, dimana aku belajar berorganisasi dan mendapatkan banyak teman serta pengalaman baru, di masa itu juga aku merasa hidupku lebih hidup, lebih bermanfaat, lebih berwarna...
Ada segelintir kisah cinta lokasi juga di PII, dimana aku pernah terpesona sekian lama pada seseorang *ups tidak untuk dibahas lebih lanjut....
PII makin hari berganti, bulan, tahun, dari mulai aktif di PK PII Cikaso (Kramatmulya), kami pun "Naik Tingkat" menjadi Pengurus Daerah PII Kab. Kuningan, banyak hal berubah dari itu, tantangan yang berbeda, serta tanggung jawab yang berbeda menuntut kami untuk lebih keatif serta lebih dewasa, rasa yang harus ditingkatkan bahwa sekarang ini kami bukan lagi PK PII Kramatmulya yang notabene ruang lingkupnya hanya itu-itu saja, namun seirung bergulirnya waktu stempel "KOMPAK" saat kami di PK PII Kramatmulya perlahan memudar saat kami beranjak dewasa dalam kancah kepengurusan PII menjadi Pengurus Daerah, entah karena apa, mungkin juga karena kami memang belun cukup dewasa untuk mengemban amanah itu atau jiwa kami masih "sesempit" pengurus komisariat??? entahlah yang jelas satu demi satu dari kami mulai gugur, Nana, Uri, Ade, Linda, Ani, Rini, Dadan, mulai terlepas satu per satu, hingga akhirnya kami memutuskan untuk facum di saat kepengurusan Yadi, . Hingga akhirnya angin itu kembali berhembus pada kami, berawal dari kang Deden Rijalul Umam sang mantan ketua umum PD PII Kab. Kuningan dulu, hingga datangnya utusan dari Pengurus Wilayah PII Jawa Barat Kang Ikhwan Fatahillah, yang perlahan membawa angin segar seiring dengan wajah baru diantara kami yaitu Iman Firmansyah, yang selanjutnya kami Pengurus Daerah PII Kab. Kuningan seolah memiliki giroh baru dalam kembali memangku amanah ini.
Ini dia Iman Firmansyah
Kalo yang ini kang Ikhwan Fatahillah
Harus kami akui bahwa kehadiran dua orang ini membawa angin segar yang berbeda pada kami, pun membuka cakrawala pergaulan kami semakin meluas....tak hanya kembali aktif di daerah, kami juga sering mengikuti acara-acara yang dilaksanakan oleh PD PII Daerah lain, kami juga sering melibatkan pengurus Wilayah PII jawa barat dalam melaksanakan kegiatan kami yang memang cakupannya luas yang melibatkan daerah lain. Kami juga mengikuti agenda Musyawarah wilayah di sukabumi.
2 tahun berlalu dan giroh itupun mulai memudar seiring dengan kegiatan kami sebagai peajar sehingga kami pun memutuskan untuk facum kembali. Tahun berganti, dan PII kembali dengan masa kepemimpinan yang berbeda namun tak pernah ada yang berlangsung cukup lama. hingga akhirnya di tahun 2013 ini PII kembali mulai merintis, semoga saja untuk kali PII bisa kembali meramaikan kancah keorganisasian di kabupaten kuningan.
Ada rasa sesal yang menjelma dalam hati, kenapa saat kami masih menjabat, saat giroh kami pun masih memuncak, kami tak mempersiapkan kaderisasi dengan baik, hingga saat kami hendak melepas tonggak kepengurusan kami memiliki adik- adik penerus yang lebih baik yang akan lebih memajukan PII dibanding pada masa kami.
Banyak hal yang sesungguhnya ingin aku sampaikan dalam tulisan kali ini, tapi kalo semua di beberkan disini gak seru, karena gak bisa panjang lebar cerita.
Pada Tulisan selanjutnya akan dibeberkan foto-foto kami satu persatu, dari Nana, Yadi, Iman, sampe Arif.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar