Sabtu, 21 Juli 2012

Di suatu Sudut Hatiku Berbisik...

Ya Allah....bisakah jika aku ingin membantu dia, biarkan aku jadi alarmnya yang membantu mengingatkannya padaMu.....
Tuhan....aku ingin mencintainya dengan cara yang seperti ini, membantunya mendekatkanya padamu, meski aku tahu aku juga bukanlah orang yang baik....aku juga bukan muslimah yang shalehah....akupun buka hambamu yang taat....aku hanya ingin berbagi, karena akupun ingin menjadi orang yang lebih baik, aku harap aku juga dapat membantunya.....mungkin inilah caraku mencintainya....aku hanya berharap, ada suatu kebaikan yang dia rasakan selama dia mengenalku....aku hanya inginkan dia menjadi seseorang yang jauh lebih baik....
karena itu juga, selalu kuselipkan untuk mendo'akan dia dalam setiap do'aku padamu....berharap engkau berkenan untuk kembali memberinya hidayahMu agar ia dapat kembali merengkuh cintaMu.....
hanya itu tuhan yang aku inginkan darinya....

Tuhan......

Aku tahu....mungkin aku adalah gadis bodoh....aku tahu apa yang kamu lakukan padaku, aku sadari itu, aku rasakan sakitnya, perihnya, namun aku tak pernah mampu untuk membencimu, aku tak pernah bisa..... aku masih selalu memaafkanmu....mengingatmu....mendo'akanmu....dan mengingatkanmu....
aku kadang tak mengerti dengan hatiku.....dan dengan bagaimana aku mencintaimu....inikah yang namanya cinta? tapi jika ini cinta, mengapa aku yang selalu tersakiti?
Aku tahu, dia bukanlah orang yang baik, akupun tahu cintanya mungkin takkan pernah untukku....tapi, entah mengapa itupun seolah tak masalah bagiku karena aku mencintainya....
Ya Allah....sadarkanlah hambamu ini dari cinta yang demikian ini....agar hamba tak terlalu jauh melangkah....

Jumat, 20 Juli 2012

30 Hari.....

30 Hari lagi....
30 Hari lagi....
Hari yang kunanti,,,yang tak tahu akan bagaimana nantinya, apakah seperti apa yang diharapkan keluarga besarku, atau sebaliknya....aku..? aku tak tahu, masih belum siap membuka hatiku kembali....
 

Hanya ini yang dapat kuberikan untumu...

Tuhan....kurasakan sungguh kasih sayangMu untukku....dari berbagai cobaan yang aku terima akhir-akhir ini...terimakaksih ya Rabb...dengan ini kau tarik aku kembali mendekat padaMu....kurasakan banyak perubahan dalam diriku akhir-akhir ini, meski tak begitu signifikan tapi Allhamdulillah perlahan mulai terlihat, terimakasih Ya Rabb karena kau kirim teman terbaik bagiku, dimana tanpanya sehari saja trasa ada yang kurang dan tak lengkap hariku, terimakasih untuk Al-Qur'an ya ng kni menjadi teman baikku,,,, sungguh tenang hati ini saat sudah ku membacanya, dan ada kerinduan saat aku tak bisa membacanya...
Ya Rabb...begitu sakit rasanya hati ini, hingga aku sudah tak mampu menangis lagi, namun perlahan kau obati hati ini dengan obat yang paling tepat dan mujarab...
kau berikan aku sahabat-sahabat yang baik, yang tak pernah lelah mengingatkanku dan menguatkan jiwaku saat aku merasa rapuh....
Rabbi....terimakasih karena kau telah kabulkan do'aku tuk perlahan jauhkanku dari dia, sungguh aku tak mebencinya dan sudah kumaafkan, hanya saja aku tak mampu bersikap seperti dulu lagi, lukaku belumlah kering sempurna, namun hal yang tak pernah berubah dariku untuknya hanyalah do'a tulus yang selalu kupanjatkan untuknya...untuk kebaikannya, dan untuk hidayang dariMu yang selalu aku pintakan untuknya....semoga entah kapan itu, sebelum kesempatannya berakhir Engkau ridha memberikannya hidayahMu hingga ia dapat berubah menjadi manusia yang jauh lebih baik...yang jauh lebih mendekat padaMu ya  Rabb....inilah yang aku lakukan untuknya, aku tak bisa kembali mendekat padanya, hanya ini, hanya sebatas ini yang dapat kulakukan, semoga malaikat berkenan mengamini do'aku untuknya, dan engkau mengijabah do'aku....
Orang bilang ketika kita mendoakan seseorang dengan tulus tanpa orang yang kita do'akan tahu, maka malaikatlah yang akan mengamini do'a kita, semoga do'aku cukup pantas untuk diamini malaikatMu ya Rabb...
Amin....

Aku Dan Dia Yang Tak Kukenal

 Ini kisah yang aneh karena aku juga bingung, bagaimana bisa, karena secara logika tak mungkin, namun kasih sayang Allah itu maha luas...bagaimana secara ajaib Allah mengikatkan hati hambanya satu sama lain, sekalipun belum berjumpa.
Awal kisah adalah sebuah pertemanan d FB, dia bahkan sempat cemburu karena aku dekat dengan pacarnya...OMG...sudahlah...
tapi lambat laun entah bagaiman kami kini menjadi saudara...bagianya aku bagai psikiater pribadinya yang selalu siap kapanpun untk mendengarkan setiap keluh kesahnya...dengan sabar...lambat laun aku menyayanginya tak ubahnya seperti adikku sendiri....ada rasa sayang, juga kasihan jika dia sampai menangis saat berkeluh kesah padaku....
Hingga saat ini terhitung sudah beberapa bulan sejak pertama kali kami saling mengena belum sekalipun kami bertemu, hanya lewah chat, sms atau telfon...
tak apalah meski aku belum berjumpa dengannya, namun bagiku dia adalah saidariku....adik yang aku sayangi....semoga Allah menjaga rasa persaudaraan ini, amin.

Senin, 09 Juli 2012

Aku memang tak sempurna....

Aku tahu....aku bukanlah gadis yang cantik....aku tak cukup menarik...aku tidak kaya...aku juga bukan dri kalangan anak gaul....
aku memang biasa saja...secara apapun aku mungkin tak miliki banyak kelebihan....
apakah memangb karena itu aku selalu dikecewakan...?
apa aku begitu tak pantasnya mendapatkan sbuah ketulusan....?
mengapa disaat aku berikan ketulusanku balasan untukku hanyalah kekecewaan demi kekecewaan....?

i hope i can to forget u

Cinta memang aneh....aku jatuh cinta padamu...begitu jatuh cinta hingga aku relakan apa yang selama ini aku jaga....aku tak pernah sadar bahwa selama ini mungkin saja kamu hanya memanfaatkanku...memanfaatkan kepolosanku, dan memanfaatkan ketrulusan cintaku padamu....
kamu bilang sayang....kamu berikan perhatian...namun kurasa itu hanya kebohonganmu dan salah satu tipu dayamu....
bodohnya aku selalu diperdaya oleh pesonamu, ingga aku hanya bisa memaafkanmu...padahal aku tiada arti apapun untukmu selain sebagai penghibur disaat kau sepi...
bagimu aku mungkin tiada arti, tak lebih dari sekedar pelukan, ciuman, dan payudara..
karenamu aku sungguh merasa terhina....apa yang kujaga telah kau rampas....untung ajakanmu yang ingin berbuat lebih lagi dari ini tak kusanggupi....aku bersyukur tuhan masih melindungiku dan menjaga kehormatanku...
kini setelah kau dapatkan semuanya kau tiinggalkan aku dalam rasa perih yang mendalam....
aku merasa kamu hanya mempermainkanku.....aku hanya maina bagimu...tuhan apa salahku hingga aku harus berjumpa dengan seseorang yang jahat seperti demikian...
apakah aku memang begitu tak pantasnya untuk mendapatkan laki-laki yang baik tuhan....?
kini yang ingin kulakukan hanya melupakan pria yang tak punya hati itu....menyingkirkannya jauh-jauh dari hati dan fikiranku, jika bisa dari hatiku...

Entri Populer